Senin, 02 Agustus 2021

Nonton F1 Seru (Lagi)


Nonton seru lagi? Apa yang ditonton?
Baca saja dulu kalau ingin tahu.
:D

Saya pernah mengangkat satu tulisan, bertema tentang kita yang menggemari sesuatu, atau menjadi fans dalam tanda kutip di sini. Pada ilustrasi yang diangkat berbicara mengenai tim balap F1 dan MotoGP, serta ada juga tentang Sepak Bola. Untuk olah raga mengolah si kulit bundar sudah dikupas juga di sini, dengan tema Pendukung Setia, tema yang serupa juga berlaku di judul ini.

Sekarang giliran olah raga dari dunia sirkuit, lebih tepatnya dunia F1 yang juga saya gemari. Kenapa saya ingin bercerita sekarang? Karena baru saja saya mengalami kejadian yang unik. Mau tau? Lanjut di bawah. :D

Kamis, 15 Juli 2021

Angka Perdana


Angka Perdana? Maksudnya bagaimana tuh?
Maksud sebenarnya itu Nomor, jadinya Nomor Perdana. 
:D

Saya pernah bercerita mengenai teknologi informasi, serta bagian tertentu yang dibahas dalam sebuah cerita. Semuanya itu saling berhubungan, dimulai dari sinyal internet di sini, kemudian perangkat selular untuk mengaksesnya di sini. Kali ini giliran Tanda Pengenal dari sinyal, atau secara khusus berlaku juga sebagai identitas kekinian.

Apa itu identitas kekinian? Bukan lagi yang klasik seperti KTP atau Kartu Nama, juga bukan yang modern seperti profil sosial media, sudah bisa tebak? Sebuah kode angka yang digunakan untuk akses kita ke dunia luar. Kalau bahasa zaman dulu kita mengenal nomor telepon, kemudian seiring perkembangan zaman, identitas itu lebih melekat kepada pribadi, dengan sebutan nomor telepon genggam (selular).

Sabtu, 03 Juli 2021

Zona (Tidak) Nyaman


Untuk kali ini langsung saja, karena ceritanya cukup singkat terfokus. :D

"Kita harus keluar dari zona nyaman!!!" seru sebagian kalangan, tatkala sedang berupaya membangun semangat. Arahan itu umumnya datang ketika dihadapkan pada sebuah pilihan, tentang kita yang harus melangkah ke dalamnya.

Teori yang berlaku adalah bahwa kita jangan hanya diam di zona nyaman. Alasannya karena zona nyaman tidak akan membuat kita bergerak dan tidak berkembang, karena berdiam dan terjebak pada satu titik, karena sudah terlanjur membuat kita nyaman, apakah demikian?

Sabtu, 12 Juni 2021

Momen Unik



Momen unik? Apaan tuh?
Mungkin bisa disebut momen khusus.

Saya ingin bercerita mengenai satu keunikan, biasanya kita menyebut itu sebagai petunjuk dalam tanda kutip. Kenapa? Karena fungsi dari apa yang kita ketahui tersebut, sebagai tanda peringatan akan sesuatu yang sedang kita jalani.

Contohnya itu yang paling umum itu perasaan tidak enak. Memang untuk situasi ini cukup sulit digambarkan, karena hanya dirasakan secara pribadi oleh orang-orangnya. Misalnya tiba-tiba punya firasat tidak baik, bahwa yang sedang dikerjakan perlu dihentikan dulu. Rata-rata andai petunjuk itu diikuti, ada hal-hal tidak menyenangkan terjadi, tapi beruntungnya bagi mereka yang terhindar dari hal jelek itu, pasti berpendapat sudah punya firasat tidak baik.

Sabtu, 22 Mei 2021

Masa (Lalu) Kini


Masa Lalu atau Masa Kini?
Ini bukan pilihan.
:D

Kali ini saya ingin bercerita lagi, mengenai satu tema yang secara umum cukup dihindari. Pastinya kita sudah bisa tahu jika lihat judul, andai berbicara tentang Masa Lalu dan lain sebagainya. Hal itu dianggap sebagai penghambat, karena sejatinya kita sedang ada di Masa Kini. Apakah demikian? Masa Lalu selalu jadi penghambat? Jawabannya antara iya dan tidak.

Ada banyak pendapat dan kutipan, khususnya dari orang-orang bijak yang berpengaruh. Bahwa kita harus "melepaskan" Masa Lalu agar dapat menuju Masa Depan. Apakah memang benar begitu? Jawabannya untuk kali ini benar, karena secara ideal andai kita ingin melangkah maju, tentu arahnya harus ke depan dan bukan sebaliknya.

Rabu, 14 April 2021

Rasanya (Tidak) Beda



Rasanya tidak beda?
Bisa saja berbeda, tergantung dari kitanya sendiri.

Untuk cerita kali ini saya jadi ingat sama satu film, belum lama ini saya tonton. Filmnya itu berjudul Soul (Ada Spoiler Micro), kebetulan beredarnya tidak terlalu memukau, tapi punya pesan yang tidak biasa. Mengenai seseorang yang gemar dengan musik Jazz. Kebetulan dirinya sendiri adalah pemain piano, serta berusaha menggapai impian dapat tampil di panggung bersama sang idola.

Pada satu titik, akhirnya dia berhasil mendapatkan kesempatan tersebut. Tentunya diiringi dengan usaha, bersabar dan kemauan keras untuk maju, serta adanya cerita utama yang mengalir di film tersebut. Penampilan perdananya di panggung tersebut menuai pujian, termasuk dari idolanya sendiri.

Jumat, 09 April 2021

Terbawa Mimpi


Tentang tema Mimpi ini, pernah saya ceritakan cukup jelas di sini. Pada tulisan tersebut berbicara mengenai proses terjadinya mimpi, tentang apa yang bisa kita lihat sekilas tentang alam bawah sadar kita, alias bermimpi saat kita sedang tertidur.

Bermimpi? Itu memang sangat biasa, semua orang pasti pernah mengalami. Memang benar, mimpi (saat tidur) itu berhubungan dengan alam sadar kita sendiri, tentang apa yang kita impikan (secara sadar) sebagai kenangan untuk masa nanti, hingga terbawa dalam bawah sadar kita. Kemudian pada prosesnya agak teringat sedikit, ketika kita dalam menuju "sadar", alias dalam kondisi sebelum bangun dari tidur.

Jika mimpi itu bercerita ketika realitasnya sudah terjadi, artinya kita sedang merindukan kembali kenangan tersebut. Sebaliknya jika realitasnya belum terjadi (bagian awal), itu sebagai tanda bahwa kita merindukan tentang sebuah imajinasi, hingga dapat terjadi dalam kenyataan. Perasaan itu memang wajar dan lumrah ada di dalam diri masing-masing. 

Kamis, 01 April 2021

Dongeng Inspirasi



Siapa di sini yang pernah dengar cerita dongeng? Pastinya sebagian dari kita pernah dengar, entah diceritakan secara langsung, melalui buku-buku pada zaman dulu, atau melalui artikel di zaman internet seperti sekarang.

Dongeng Sejarah mengenai satu bangsa pernah saya ceritakan di sini. Maksud dari tulisan itu bahwa bicara mengenai asal tempat, karena dari mana cerita itu bermula jadi sangat penting. Kenapa? Karena ada kejadian-kejadian yang berlaku di sana (tempat itu). Idealnya andai ada cerita yang belum terjadi, nantinya hal itu akan kejadian di sana juga, bukan di tempat lain.

Kemudian apa bedanya Dongeng dengan Sejarah? Andai dikaitkan dengan realitas? Perbedaannya hanya satu, andai Sejarah sudah pernah terjadi, maka Dongeng (Nubuatan) itu belum kejadian. Sudah menangkap maksud perbedaannya? Jadi antara Dongeng dan Sejarah sebetulnya jadi satu kesatuan, tidak bisa dipisahkan. Andai ada Dongeng, maka kita harus lihat dulu sejarahnya, demikian sebaliknya.

Senin, 22 Maret 2021

Jalur Teka-Teki



Teka-Teki? Aduh malesin dan tidak jelas.
Kalau mau jelas yah jangan dimalesin.
:P

Untuk cerita kali ini, saya akan pakai Full Analogi. Menggunakan perumpamaan untuk contoh kasusnya, seperti kita sedang mendengar cerita dongeng saja. Xp

Siapa di sini yang pernah melihat Teka-Teki Silang? Pasti sebagian besar dari kita pernah menjumpainya, atau malah pernah ikut menjawab beberapa pertanyaan di dalamnya. Tapi karena sekadar iseng atau memang tidak bisa memecahkan semua jawaban, akhirnya hanya untuk kesenangan dan ditinggal begitu saja. :o

Apa kunci dari permainan Teka-Teki Silang yang paling penting? Apakah hanya sekadar bisa menjawab kotak-kotaknya? Ternyata bisa lebih dari itu, karena antara jawaban bisa saling berhubungan. Dengan kata lain jawaban yang satu dapat menuntun ke jawaban selanjutnya, oleh karena ada beberapa petunjuk huruf yang terbuka.

Kamis, 11 Maret 2021

Modal Percaya



Yang bagus itu, Percaya saja.
Percaya saja? Belum tentu.

Pasti kita sering mendengar kata tersebut, Percaya saja. Apakah itu baik? Sangat baik tentunya. Dengan kita memercayai sesuatu, hal tersebut akan mendatangkan sebuah energi, bisa dari dalam diri kita dan juga dari sekeliling. Untuk itulah ada sebutan universal bagi setiap orang, tanpa memandang dari mana asalnya, atau apa tradisi spiritual yang dianutnya. Mereka adalah orang-orang percaya.

Orang percaya? Percaya kepada siapa? Bisa siapa saja dan apa saja, tergantung bagaimana orang tersebut berkehendak, serta di mana menempatkan kepercayaannya sendiri. Tapi yang pasti percaya itu sebuah kata kerja secara tidak langsung, karena lebih berupa kata sifat. Kemudian hanya berlaku di ranah nurani dan pikiran kita, atau secara puitis berada di hati masing-masing pribadi orang.