Jumat, 30 Oktober 2020

eksplore Bali Lempuyang



Setelah sekian lama dengan jarak enam tahunan, akhirnya saya mengunjungi Bali lagi dua tahun lalu (2018). Cerita ringkasnya sudah diangkat di sini, bedanya di tulisan itu saya hanya fokus pada keunikan saja, tentang style perjalanan yang sebetulnya berlaku umum, tapi mulai saya jalankan pula pada kesempatan tersebut.

Kali ini saya akan menuliskan pengalaman lengkapnya, dalam bentuk catatan perjalanan. Sebuah pengalaman yang bukan hal baru, tapi untuk beberapa bagian termasuk baru bagi saya sendiri. :D

Jumat, 18 September 2020

tour Timur Tengah (Israel - Mesir - Yordania)

Untuk cerita kali ini kejadiannya sudah cukup lama, lebih tepatnya tujuh tahun yang lalu (2013). Tapi sepertinya menarik juga untuk diangkat, meski untuk detail ke mana saja saya sudah lupa. Kalau mau bisa saja ditelusuri, melalui data pengambilan foto dan video dari kamera, karena di sana terekam kapan waktu diambil dan tentunya berurutan. :D

Tapi karena hampir semua tujuan itu serupa, jadi hampir tidak ada bedanya satu sama lain. Umumnya tujuan kami itu sudah pasti tempat ibadah, berupa bangunan gereja, dengan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Oleh sebab itu saya akan mengangkat sisi unik dari perjalanannya saja, tentu yang membuat saya berkesan. Hal itu juga berlaku dengan video kenang-kenangan yang dibuat, hanya fokus pada posisi geografis dan tujuan favorit saja. :)

Minggu, 06 September 2020

Geser Fokus



Fokus Satu, Fokus Dua, Fokus Tiga.
Heh, kalau mau Fokus itu Satu saja.

Untuk judul tulisan ini, saya sengaja mencari-cari dulu kata yang tepat. Ternyata memang tidak menemukan yang dicari, tentang sebuah idiom kata yang punya pengertian tertentu. Hingga menggunakan kata yang punya arti sesungguhnya, sesuai dengan yang ingin dibahas kali ini, yaitu Geser Fokus.

Sebetulnya ada satu kata dalam bahasa asing yang punya arti tepat, pernah juga saya angkat di satu tulisan di blog ini, tapi sudah ditarik. Kenapa tidak menggunakan kata itu? Alasannya karena kata tersebut sudah terlanjur identik dengan dunia romansa, oleh karena ada beberapa karya seni memakai identitas tersebut. Namanya itu Serendipity, terjemahan bebasnya adalah menemukan hal lain yang menyenangkan, saat sedang mencari sesuatu.

Rabu, 02 September 2020

Berbagi Chemistry


Berbagi Chemistry? Memangnya bisa dibagi?
Bisa saja kalau mau.


Tentang topik bahasan ini sudah pernah di kupas di sini dan di sini. Tulisan pertama Chemistry lebih mengangkat bagaimana reaksi itu muncul. Sedangkan tulisan yang kedua Zero Chemistry lebih fokus tentang apa yang dialami, ketika reaksi itu mulai datang. Kali ini ada lanjutannya, menjadi bagian ketiga untuk melengkapi.

Pada bagian awal ini langsung saja kita tekankan, bahwa chemistry itu ternyata punya pengertian sederhana dan tidak rumit. Sudah tahu istilah gampangnya? Chemistry itu tidak lain dan tidak bukan adalah Emosi, pastinya kalau kata itu sudah tidak asing lagi di telinga. Jadi kita garisbawahi saja antara keduanya itu serupa untuk bahasan kali ini.

Sabtu, 29 Agustus 2020

Keajaiban Zat Pencipta (Cair - Padat - Gas)




Kali ini kita akan kembali pada pelajaran di Sekolah Dasar, sesuai dengan judul yang menuliskan tiga bentuk zat utama yang kita kenal. Berhubungan pula dengan situasi sekarang (kesehatan), antara yang sedang jadi masalah bagi satu dunia saat ini (2020), serta adanya pengalaman pribadi. Mungkin saja bisa jadi jalan keluar, berkaitan dengan hukum dari ketiga zat tersebut, sederhana namun terlupakan.

Tentu kita masih ingat, tentang bentuk ketiga zat tersebut, dibedakan atas cair, padat dan gas. Antara ketiganya bisa berubah-berubah dalam sebuah objek terbatas, seperti es batu dari padat menjadi cair, atau sebaliknya air yang didinginkan hingga membeku menjadi zat padat es batu. Lebih lengkapnya kita lihat nama proses perubahan, disertai contoh objek terbatasnya tersebut.

Jumat, 14 Agustus 2020

Nyaris Terganti




Hampir Diganti? Memang kenapa jika diganti?
Kalau diganti artinya ada yang berubah.


Kali ini saya ingin mengangkat salah satu "hobi", atau lebih tepatnya sebuah keisengan yang mengasyikan. Asal mulanya sudah ditulis di sini. Mengenai catatan perjalanan saya dalam tanda kutip, tergambar dalam bentuk potongan gambar bergerak, alias bahasa sehari-harinya tertuang dalam bentuk video.

Video Pertama saya itu ada di sini, menyusun potongan gambar yang diambil secara asal sewaktu jalan ke Bali di tahun 2011 dulu. Lagu yang diangkat adalah dari grup band musik Base Jam dengan judul Pantai.

Rabu, 05 Agustus 2020

(Kurung) Buka Tutup



Ada satu bahasan yang ingin saya angkat. Tapi karena tema yang diangkat agak sederhana, akhirnya saya menunggu hingga waktu tepat. Dengan kata lain menunggu tambahan "masalah" untuk melengkapi bobot bahasan, jadi bisa langsung sekaligus dikupas.

Jadi tema yang ingin kita bahas ini bukan hanya cukup penting, tapi jadi sangat krusial. Karena ada benang merah yang sama pentingnya. Udah siap? Lanjut.

Minggu, 28 Juni 2020

Pendukung Setia


Saya pernah bercerita mengenai tingkatan menjadi pendukung atau fans di sini. Pada tulisan itu berbicara mengenai pengaruh dan seberapa tinggi minat kita, hingga mendukung dan mengikuti sesuatu hal dengan sangat serius. Kali ini saya ingin membahasnya kembali, tapi mulai mengangkat salah satu yang saya dukung.

Kamis, 25 Juni 2020

Bangun Kepekaan (Intel Inside)


Intel Inside? Memangnya ini sedang promo slogan prosesor komputer?
Bukan slogan yang itu. Tapi tentang arti dasarnya, coba saja terjemahkan.
(Intel Inside = Intel di dalam)

Kali ini saya ingin bercerita lagi, mengenai salah satu dunia yang sebetulnya tidak asing, karena banyak dari kita sering melakukannya. Jika kata tersebut melekat dengan dunia profesi, maka hal itu menjadi sesuatu yang eksklusif, seperti dunia Intel atau Intelijen.

Mengenai bidang Intel ini kurang lebih pernah saya ceritakan di sini. Bedanya pada tulisan itu saya hanya mengangkat salah satu bagiannya saja, yaitu berupa kegiatan Mata-Mata sebagai salah satu bentuk teknik dasarnya. Kenapa dunia Intel (bagi saya) menarik? Karena kemampuannya cukup unik dan mengasyikan, itu salah satu alasannya. :))

Kamis, 11 Juni 2020

(Tangga) Percaya Diri




Percaya Diri punya Tangga?
Memang iya. Ada tangga yang rendah atau tinggi.
Atau memang sudah ada dari sananya, hingga tidak perlu tangga lagi.

Dari beberapa tulisan saya belakangan ini, mungkin ada bahasan yang bisa nyambung. Lebih tepatnya semua berhubungan, meski tema-tema yang diangkat tetap dapat berdiri sendiri. 

Jika ditelisik atau masuk dalam kategori, saya lebih menyukai kategori yang bersifat Holistik, bukan yang sekadar Spesialis. Jadi semuanya terhubung, tidak pernah ada sesuatu bagian yang benar-benar terpisah. :)