Senin, 22 Maret 2021

Jalur Teka-Teki



Teka-Teki? Aduh malesin dan tidak jelas.
Kalau mau jelas yah jangan dimalesin.
:P

Untuk cerita kali ini, saya akan pakai Full Analogi. Menggunakan perumpamaan untuk contoh kasusnya, seperti kita sedang mendengar cerita dongeng saja. Xp

Siapa di sini yang pernah melihat Teka-Teki Silang? Pasti sebagian besar dari kita pernah menjumpainya, atau malah pernah ikut menjawab beberapa pertanyaan di dalamnya. Tapi karena sekadar iseng atau memang tidak bisa memecahkan semua jawaban, akhirnya hanya untuk kesenangan dan ditinggal begitu saja. :o

Apa kunci dari permainan Teka-Teki Silang yang paling penting? Apakah hanya sekadar bisa menjawab kotak-kotaknya? Ternyata bisa lebih dari itu, karena antara jawaban bisa saling berhubungan. Dengan kata lain jawaban yang satu dapat menuntun ke jawaban selanjutnya, oleh karena ada beberapa petunjuk huruf yang terbuka.

Kamis, 11 Maret 2021

Modal Percaya



Yang bagus itu, Percaya saja.
Percaya saja? Belum tentu.

Pasti kita sering mendengar kata tersebut, Percaya saja. Apakah itu baik? Sangat baik tentunya. Dengan kita memercayai sesuatu, hal tersebut akan mendatangkan sebuah energi, bisa dari dalam diri kita dan juga dari sekeliling. Untuk itulah ada sebutan universal bagi setiap orang, tanpa memandang dari mana asalnya, atau apa tradisi spiritual yang dianutnya. Mereka adalah orang-orang percaya.

Orang percaya? Percaya kepada siapa? Bisa siapa saja dan apa saja, tergantung bagaimana orang tersebut berkehendak, serta di mana menempatkan kepercayaannya sendiri. Tapi yang pasti percaya itu sebuah kata kerja secara tidak langsung, karena lebih berupa kata sifat. Kemudian hanya berlaku di ranah nurani dan pikiran kita, atau secara puitis berada di hati masing-masing pribadi orang.

Selasa, 09 Februari 2021

Puncak Penginapan



Puncak Penginapan? Memangnya ada peringkat menginap lagi?
Bukan peringkat, tapi bicara tentang lokasi.
:P

Kali ini saya ingin bercerita lagi, khususnya mengenai penginapan tempat kita bermalam. Banyak tentunya tempat yang jadi persinggahan, andai kita melancong atau berwisata ke daerah tertentu. Bisa juga karena ada urusan lain, misalnya bisnis atau pekerjaan. Atau sekadar pindah dalam tanda kutip, karena mulai marak pula kegandrungan baru, tinggal di kawasan wisata yang dikenal banyak orang.

Jika punya rumah di tempat lain di luar daerah, atau berada di kawasan wisata, tentu menjadi keunggulan sendiri, karena artinya mereka punya pilihan. Bagaimana dengan yang tidak ada? Hampir sebagaian besar dari kita demikian, hingga cara yang termudah adalah dengan menyewa tempat, bahkan bisa menjadi kegandrungan lain. Tinggal menginap sementara dalam hitungan hari, berikut dengan segala fasilitas yang tersedia.

Minggu, 10 Januari 2021

Penumpang Pribadi


Penumpang Pribadi? Maksudnya apaan tuh?
Maksudnya buat lawan kata dari Penumpang Umum.
:D

Siapa di sini yang (pernah) menggunakan angkutan umum? Pastinya sebagian dari kita pernah dalam tanda kutip. Kenapa bisa begitu? Karena kemungkinan ada juga kalangan yang sama sekali belum pernah, untuk menggunakan fasilitas angkutan umum yang tersedia.

Bermula dari fasilitas angkutan terintegrasi yang ada di ibu kota. Bis Transjakarta sudah mulai eksis sejak tahun 2004, ketika rute pertama diluncurkan. Sistemnya dengan mengorbankan satu jalur dari jalan raya utama, untuk khusus dilewati bis tersebut. Konon jalur khusus ini yang pertama di Asia Tenggara dan Selatan. 

Sabtu, 19 Desember 2020

Ganti Kalender


Ganti kalender? Tahun Baru maksudnya?
Bisa jadi.

Tema ini awalnya sudah terbesit dalam sebuah ide, untuk menceritakan sebagian pengalaman. Tapi pada akhirnya bahasan jadi agak meluas, bukan lagi semata-mata tentang lokasi, tapi lebih kepada momentum yang terjadi, pastinya kita sudah mulai paham jika membaca judul tulisan ini. :)) 

Kenapa bisa begitu? Karena belum lama ini ada kejadian yang berhubungan, hingga ingatan tentang momentum itu terangkat kembali, bersamaan dengan bahasan yang ingin diceritakan. 

Minggu, 01 November 2020

Pesan Perjalanan



Pesan Perjalanan? Maksudnya apaan tuh?
Maksudnya itu apa yang kita dapat dari perjalanan.
Untuk bahasan ini adalah perjalanan wisata.


Catatan Perjalanan wisata sering saya tulis secara harafiah, dalam arti bercerita mengenai bagaimana dan ke mana saja selama di tujuan tersebut.  Selain itu juga ada yang berlaku secara hikmat, biasanya untuk yang ini tidak diceritakan keseluruhan, tapi hanya bagian pentingnya saja, karena ada inspirasi yang berasal dari sana.

Contohnya untuk wisata (ulangan) saya ke negeri tetangga versi tahun 2019. Awalnya tidak (atau belum) ada niat untuk menceritakan pengalaman tersebut. Tapi karena baru-baru ini ada sebuah pembatasan berskala besar (PSBB) di Jabodetabek, jadinya punya banyak waktu senggang, hingga Catatan Perjalanan itu akhirnya tertulis, di Thai, Spore dan Malay, pembukanya itu di sini. 

Jumat, 30 Oktober 2020

eksplore Bali Lempuyang



Setelah sekian lama dengan jarak enam tahunan, akhirnya saya mengunjungi Bali lagi dua tahun lalu (2018). Cerita ringkasnya sudah diangkat di sini, bedanya di tulisan itu saya hanya fokus pada keunikan saja, tentang style perjalanan yang sebetulnya berlaku umum, tapi mulai saya jalankan pula pada kesempatan tersebut.

Kali ini saya akan menuliskan pengalaman lengkapnya, dalam bentuk catatan perjalanan. Sebuah pengalaman yang bukan hal baru, tapi untuk beberapa bagian termasuk baru bagi saya sendiri. :D

Jumat, 18 September 2020

tour Timur Tengah (Israel - Mesir - Yordania)

Untuk cerita kali ini kejadiannya sudah cukup lama, lebih tepatnya tujuh tahun yang lalu (2013). Tapi sepertinya menarik juga untuk diangkat, meski untuk detail ke mana saja saya sudah lupa. Kalau mau bisa saja ditelusuri, melalui data pengambilan foto dan video dari kamera, karena di sana terekam kapan waktu diambil dan tentunya berurutan. :D

Tapi karena hampir semua tujuan itu serupa, jadi hampir tidak ada bedanya satu sama lain. Umumnya tujuan kami itu sudah pasti tempat ibadah, berupa bangunan gereja, dengan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Oleh sebab itu saya akan mengangkat sisi unik dari perjalanannya saja, tentu yang membuat saya berkesan. Hal itu juga berlaku dengan video kenang-kenangan yang dibuat, hanya fokus pada posisi geografis dan tujuan favorit saja. :)

Minggu, 06 September 2020

Geser Fokus



Fokus Satu, Fokus Dua, Fokus Tiga.
Heh, kalau mau Fokus itu Satu saja.

Untuk judul tulisan ini, saya sengaja mencari-cari dulu kata yang tepat. Ternyata memang tidak menemukan yang dicari, tentang sebuah idiom kata yang punya pengertian tertentu. Hingga menggunakan kata yang punya arti sesungguhnya, sesuai dengan yang ingin dibahas kali ini, yaitu Geser Fokus.

Sebetulnya ada satu kata dalam bahasa asing yang punya arti tepat, pernah juga saya angkat di satu tulisan di blog ini, tapi sudah ditarik. Kenapa tidak menggunakan kata itu? Alasannya karena kata tersebut sudah terlanjur identik dengan dunia romansa, oleh karena ada beberapa karya seni memakai identitas tersebut. Namanya itu Serendipity, terjemahan bebasnya adalah menemukan hal lain yang menyenangkan, saat sedang mencari sesuatu.

Rabu, 02 September 2020

Berbagi Chemistry


Berbagi Chemistry? Memangnya bisa dibagi?
Bisa saja kalau mau.


Tentang topik bahasan ini sudah pernah di kupas di sini dan di sini. Tulisan pertama Chemistry lebih mengangkat bagaimana reaksi itu muncul. Sedangkan tulisan yang kedua Zero Chemistry lebih fokus tentang apa yang dialami, ketika reaksi itu mulai datang. Kali ini ada lanjutannya, menjadi bagian ketiga untuk melengkapi.

Pada bagian awal ini langsung saja kita tekankan, bahwa chemistry itu ternyata punya pengertian sederhana dan tidak rumit. Sudah tahu istilah gampangnya? Chemistry itu tidak lain dan tidak bukan adalah Emosi, pastinya kalau kata itu sudah tidak asing lagi di telinga. Jadi kita garisbawahi saja antara keduanya itu serupa untuk bahasan kali ini.