Promo salah satu maskapai awalnya tidak menarik minat saya, hal itu dikarenakan rute domestik Air Asia sudah saya jelajahi hingga terlihat membosankan. Tetapi rasa penasaran terus menggelitik untuk kembali melihat tujuan non-domestik, kebetulan saya melihat harga tiket murah ke "kandang" maskapai tersebut dengan 99rb. Jadi mulai berusaha mencari-cari tujuan yang mungkin dapat didatangi.
Tujuan awal saya ingin menuju Chiang Rai di utara Thailand, dengan penuh keyakinan saya memberli satu tiket ke Kuala Lumpur sebesar 99rb. Setelah memperhitungkan durasi waktu, maka saya membeli tiket pulang seminggu lebih kemudian ke Jakarta dengan biaya 200rb.
Kemudian saya langsung mengambil penerbangan lanjutan ke Bangkok dengan harga 200rb. Sepertinya saya sudah tidak ingin bermain teka-teki dengan membeli beberapa opsi pembelian, entah mengapa, mungkin karena bukan domestik lagi. Masalah mulai muncul karena penerbangan lanjutan ke Chiang Rai dengan harga promo sudah habis, untuk harga normal nominalnya melonjak 10x lebih tinggi. Mencari celah beberapa hari tidak berhasil, harga yang diinginkan sudah habis terjual.