Rabu, 07 Desember 2022

Makanan Instan


Kala mendengar kata makanan instan, apa yang terlintas pertama kali? Pastinya jenis makanan yang sudah lumrah ada di sekeliling kita, terlebih di zaman sekarang yang serba modern. Jika sudah bisa membayangkan, itu karena makanan ini sudah jadi keseharian kita, bukan lagi sebuah jenis barang baru.

Dari artinya saja sudah jelas tentang makanan instan, sesuatu yang kita makan dan bisa didapat dengan cepat. Tentang durasi lama penyajian dan memasak itu sebetulnya sama saja, perlu waktu dalam menyiapkan makanan itu agar bisa disantap mulut kita. Perbedaannya mungkin hanya soal kapan memasaknya, apakah baru dimasak, atau sudah dimasak dan tinggal diambil untuk dinikmati.

Kamis, 17 November 2022

Filosofi Roda Jalan


Untuk cerita kali ini, punya tema yang sedikit banyak ada hubungan, dengan keadaan yang berjalan sekarang. Berlaku khususnya di kota-kota besar, daerah yang punya banyak akses informasi, termasuk sosial media. Sekaligus saya juga ingin berbagi pandangan, tentang alat yang digunakan, berhubungan dengan judul dari tulisan ini. Sudah bisa menebak ingin berbicara apa? Coba saja tebak-tebak dulu, sebelum lanjut di alinea berikutnya.

Filosofi Roda Jalan, apaan tuh maksudnya? Jawabannya tentang roda dalam arti sebenarnya. Apa fungsi dari roda? Sebagai bagian dari satu kendaraan, agar dapat meluncur di jalan dari roda yang bergulir, itu adalah pengertian dasar dari cara kerja roda. Nah selain fungsi dasar, ternyata ada fungsi tambahan lain, yang ikut menentukan suatu nilai dari kendaraan, apa tuh yang menentukan? Bisa menebak lagi? Coba saja tebak-tebak dulu, sebelum lanjut di alinea berikutnya.

Kamis, 10 November 2022

Cetak Buku


Cetak Buku? Emanknya bisa?
Bisa saja, justru gampang.

Apa yang terlintas pertama kali, ketika mendengar kata buku? Sesuatu yang membosankan? Sesuatu yang sulit? Tergantung dari masing-masing kita menyikapinya. Mungkin saja ada beragam pendapat, misalnya hanya orang pintar saja yang berurusan dengan buku, atau hanya para pelajar saja yang punya kepentingan dengan buku, atau juga hanya seorang kutu buku saja yang akrab dengan dunia tersebut, tidak ada yang salah pula.

Buku itu sebetulnya tidak seseram dan tidak membosankan yang dikira, karena sifatnya hanya sebagai wadah dalam tanda kutip. Maksudnya bagaimana tuh? Maksudnya itu sebagai tempat, alias wadah dari sesuatu. Nah sesuatu itulah yang bisa berbeda satu sama lain, bisa dalam bentuk tulisan atau gambar, sebagai isi dari selembar kertas, kemudian disatukan menjadi buku. Sudah menangkap maksudnya? Buku itu pengertian awamnya adalah sebuah tempat saja, di mana banyak tulisan di tempatkan, tentunya dengan beragam judul dari penulis atau pengarang.

Rabu, 02 November 2022

Ujung Gadget


Untuk tema cerita ini yang serupa mirip sudah diangkat di sini. Tapi untuk kesempatan kali ini ada bahasan lain cukup seru dikupas. Pastinya berangkat juga dari fenomena yang terjadi sekarang, ternyata memang ada sebagian pihak yang masih menggunakan gaya atau cara ini. Bahkan untuk dibilang pasukan gaya juga kurang tepat, karena lebih condong kepada penganut fungsi.

Pastinya jika sudah membaca judul bisa langsung terbayang, barang atau jasa apa yang akan didongengkan di cerita kali ini. Jawabannya sudah pasti hampir pasti semua orang sudah punya barang ini, karena sudah menjadi kebutuhan di masa kini. Bedanya mungkin hanya di fasilitas saja, semakin canggih perangkat gadget, maka akan mendapatkan banyak fitur menarik. Gadget sendiri jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya Gawai, sebuah alat yang fungsi dasarnya untuk berkomunikasi.

Sabtu, 29 Oktober 2022

eksplore Jakarta (Pusat Kota)


Untuk cerita jenis catatan perjalanan yang pernah di tulis di blog ini, semuanya adalah daerah tujuan luar daerah atau negeri. Sementara tempat penulisnya tinggal belum pernah diangkat, dalam hal ini kota Jakarta dengan status ibu kota sampai hari ini. Tapi keadaan bisa berbeda jika seseorang tinggal di tempat lain, bisa jadi kota ini akan jadi tujuan wisata dan sejenisnya.

Jadi tidak ada salahnya untuk mengangkat jenis cerita ini, dengan berlibur di kota sendiri. Istilah staycation juga masuk kriteria, karena berlibur di daerah sendiri (dekat) ternyata cukup menyenangkan. Tempat yang sudah sehari-hari kita lewati, tapi tetap menyimpan pesona untuk sebuah kegiatan wisata dalam arti sebenarnya.

Rencana ini akhirnya berjalan pada satu waktu, tepatnya di akhir pekan di hari minggu. Saya sudah keluar sejak pagi hari, tujuan pertama adalah tempat wisata Kota Tua. Kala itu baru hampir selesai untuk pengerjaan renovasi wilayah. Salah satu hal yang mencolok adalah penutupan jalan Lada, untuk beralih fungsi menjadi ruang terbuka bagi pejalan kaki. Sementara arus lalu lintas diarahkan ke arah jalan Lada Dalam, di belakang gedung Bank BNI.

Sang Idola (Politik)


Pernah mendengar kata idola? Sesuai dengan judul tulisan ini? Pastinya hampir pasti semua dari kita pernah tahu, atau bisa juga pernah mengalami, ketika punya satu sosok yang menjadi idola. Jadi hal inilah yang akan dikupas pada bagian tertentu, hingga cukup menarik juga untuk diangkat.

Idola biasanya sering dijumpai dari dunia hiburan, karena banyak dari kita yang jadi penggemar dari sesuatu, entah itu sosok seseorang, atau sebuah identitas yang di dalamnya terdapat juga orang-orang yang digandrungi. Misalnya artis dan kelompok musik, atau bisa juga tim sepak bola dan atlet tertentu, karena ada jenis olah raga yang sudah masuk industri komersial. Untuk cerita tentang fans (komersial) ini, sudah saya kupas di sini dan sini.

Sabtu, 01 Oktober 2022

Lewatin Perbatasan


Ini udah sampai perbatasan.
Lanjut apa balik nih?!

Untuk cerita tentang batas dan teman-temannya sudah pernah didongengkan di sini. Bedanya di tulisan itu bercerita tentang pentingnya mengetahui batasan kita sendiri. Kemudian disertai pula contohnya melalui pengalaman berwisata saya. Selanjutnya andai kita mencapai batas tertentu, bukan berarti langkah kita selesai, karena akan ada batas "baru" yang sudah menunggu jauh di depan. 

Untuk cerita kali ini batas yang diangkat akan sedikit berbeda, berangkat dari pengalaman  yang sedang berlangsung. Perbatasan selalu menarik (bagi saya), misalnya ketika berada di perbatasan dua negara. Atau bahkan berdiri di satu titik, di mana terdapat tiga perbatasan negara bisa langsung disaksikan dengan mata, akan ada suasana yang lain, karena di sini dan di sana sudah beda wilayah dan lain-lain. Tentang sensasi berada di dua atau tiga perbatasan negara, ceritanya sudah diangkat sedikit di sini, di bagian awal.

Jadinya perbatasan apa tuh yang mau diangkat? Bukan lagi yang besar seperti perbatasan negara dan yang lain. Tapi justru di wilayah yang dekat saja, alias perbatasan lokal, sering kita jumpai sehari-hari. Atau mungkin tidak terlalu dianggap penting karena tidak ada bedanya. Meski terlihat serupa, tetap saja batas itu berlaku, hingga wilayah sini dan sana bisa beda urusan. 

Rabu, 21 September 2022

Tukang Ngoceh


Untuk cerita ini sebetulnya sudah diangkat sedikit di sini. Kemudian ada penambahan bahasan di tulisan pertama itu, posisi "numpang" ada di bagian bawah dengan judul update 2022 (terkini). Karena zaman sekarang sangat sesuai dengan situasinya, maka tidak ada salahnya untuk diangkat ulang.

Langsung secara ringkas saja, di tulisan itu pada bahasan aslinya mendongeng tentang para motivator. Tentunya apa yang disampaikan mereka tidak salah, tapi tidak boleh hanya berhenti pada aksi mendengar "ocehan" mereka saja. Karena untuk dapat maju, tentu syarat utamanya ada di tangan kita sendiri, untuk berusaha dan melakukan bagian kita dengan aksi melangkah (untuk maju), bahkan bisa saja perlu ada sesi jatuh bangun.

Selasa, 06 September 2022

Kamera Aksi


Kamera Aksi? Apaan tuh?
Yah kamera melakukan bagiannya untuk beraksi.
:P

Untuk cerita kali ini, asal muasal barisan alatnya sudah didongengkan di sini. Berbicara mengenai dunia kamera, serta jenis kamera apa saja yang sudah menemani, alias alat dokumentasi momentum, bagi gambar diam dan bergerak. Kalau sudah begitu, memangnya mau cerita apa lagi? Pastinya ada sesuatu yang baru dan agak berbeda. Xp

Apanya tuh yang beda? Jika sudah membaca judul pasti sebagian dari kita sudah tahu. Alatnya masih sama berupa kamera, bisa mengambil foto atau video. Tapi yang berbeda adalah cara pengambilannya, atau posisi di mana sebuah kamera dioperasikan. Namanya saja kamera aksi, pastinya bukan sekadar kamera biasa.

Apa yang membedakan dengan kamera biasa? Menurut saya pribadi adalah keunikannya sendiri, karena bisa mengabadikan momen di posisi yang sulit. Bagaimana tuh sulitnya? Kan hanya tinggal dipencet saja, jepret dan foto berhasil diabadikan. Jawabannya adalah ketika kamera itu sudah tidak bisa lagi dijangkau oleh kedua tangan, alias menggunakan "tangan ketiga" sebagai keunggulan dari jenis kamera tersebut.

Senin, 01 Agustus 2022

Era Media Sosial


Dia itu begitu, media sosialnya aja begitu.
Masa sih?

Semua di antara kita mengenal tema bahasan kali ini, apalagi jika sudah bisa membaca tulisan ini, pastinya kita sudah terhubung dengan internet, setuju? Jika tulisan ini berlaku sebagai wadah luas untuk berekspresi, maka ada wadah lain dengan berbagai macam jenis, tentu dengan beragam minat yang datang, sebagai pengguna platform atau aplikasi tersebut.

Apa tuh aplikasi lainnya? Maksudnya adalah wadah, atau ruang bagi kita tergabung di dalamnya. Untuk zaman sekarang istilah media sosial juga sudah sangat umum, karena jadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Jadi untuk cerita kali ini, kita akan mengupas tentang perkembangan zaman, berlaku di jalur media sosial tersebut, istilah kerennya itu sosmed (sosmet). Xp