Minggu, 04 November 2012

Komunikasi Nyambung

 http://saris.kcn.unima.mw

Memangnya bisa tidak nyambung? yang namanya komunikasi itu? jawabannya bisa banget, malah cukup banyak penyampaian informasi yang tidak jelas diterima dan dicerna oleh si penerima informasi. Hal tersebut terlihat misalnya dari beberapa orang yang saya ketahui, dimana karena kurang tepatnya suatu informasi diberikan yang ada belakangan malah kekacauan yang tidak pernah diduga sebelumnya.


Contohnya seseorang yang memberi informasi ala kadarnya tentang sesuatu, mungkin dalam pikirannya sudah jelas, padahal kan cuma ala kadarnya saja disampaikan, diikuti dengan tingkah si penerima informasi yang seolah-olah sudah paham maksudnya tanpa bertanya lebih jelasnya, padahal yang ditangkap itu keliru cenderung salah, jadilah ketika suatu informasi tersebut harus di "eksekusi" terjadilah hal yang tidak diharapkan.

Contoh lain yang saya ingat benar adalah jaman saya sekolah, dimana kebetulan kelas saya terkenal dengan ketidakaturannya, hingga cukup pede hendak "mengganti" salah satu guru yang dirasa menjengkelkan untuk satu mata pelajaran, padahal hal tersebut tidak perlu terjadi andai dibangun suatu komunikasi yang baik bagaimana baik buruknya, perseteruan kelas saya dengan guru yang dimaksud berakhir setelah ditengahi oleh salah satu guru paling senior disekolah, ujung-ujungnya yah diselesaikan dengan bicara satu sama lain.

Cukup menjadi ironi andai masih sering terjadi komunikasi tidak nyambung tersebut padahal kita hidup di era informasi seperti saat sekarang, dimana teknologi mendukung berbagai macam cara untuk dilakukan suatu penyampaian informasi lebih cepat dan praktis. Ada umpatan jaman sekerang yang mengkritisi teknologi masa kini tentang mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, itu memang dasar dari perilaku orangnya saja menurut saya, karena bagaimanapun teknologi merupakan benda mati yang kehadirannya hanya bermaksud memudahkan.

Teknologi terlepas dari yang namanya mendukung kegiatan infomasi dan yang lainnya, dari makna dasarnya sendiri yang saya ingat adalah hendak menaikkan taraf hidup manusia, hingga disederhanakan untuk memudahkan kegiatan manusia, pada kenyataanya saya juga melihat kehadirannya membuat manusia menjadi semakin malas, termasuk salah satunya yah itu tadi, malas untuk sekedar menyampaikan dan menerima informasi secara benar sehingga banyak tidak nyambung dalam istilah kerennya itu "Miss Communication" yang sepertinya sudah menjadi bagian dari trend masa kini.

Sekilas juga mengenai teknologi informasi dimana kegiatan surat menyurat merupakan cara komunikasi jarak jauh yang paling tua, dengan demikian indera penglihatan kita mengolah informasi melalui keadaan yang di tuangkan kedalam kalimat, kemudian munculnya teknologi radio dan telepon yang memanfaatkan gelombang atau kabel juga mengandalkan indera pendengaran kita yang secara langsung dengan timbal balik yang cepat. Pada masa kini indera penglihatan kita semakin ditajamkan dengan hadirnya visual guna melengkapi cara surat menyurat tersebut, bahkan sudah tidak sulit melakukan komunikasi dengan audio dan visual bergerak secara bersamaan dengan lawan bicara kita yang berjarak jauh, kita tunggu saja apakah teknologi dengan kemajuannya juga dapat mengakomodir indera kita lainnya seperti perasa dan peraba.

Saya masih meyakini belum ada teknologi canggih manapun yang mampu menandingi perilaku sederhana manusia dengan model komunikasi tatap muka dimana kelima panca indera kita terpakai seluruhnya.