Sabtu, 18 Januari 2020

Sensasi Dingin




Sensasi dingin? Memangnya sedang nyeruput minuman yang dingin?
Ini bukan tentang minuman, tapi pelepas dahaga.

Kalau minum yang dingin-dingin sudah biasa, ada di ruangan dingin ber-AC juga sudah biasa. Jadi yang tidak biasa itu apa? Sesuai judul dinginnya itu mendatangkan sensasi, sudah bisa membayangkan? Contoh kecilnya mungkin seperti ini, gigi yang tiba-tiba ngilu saat lagi minum air es dingin (bukan iklan). :P

Kembali lagi, lagi dan lagi, saya ingin membahas tentang daerah Puncak, meski sebetulnya untuk jenis tulisan blog hanya pernah diangkat sekali di sini. Tapi untuk update di platform lain, saya sudah seringkali eksis dengan latar belakang lokasi di daerah Puncak, baik dari sisi Bogor atau Cipanas, dengan kondisi wisata alamnya yang menyejukkan mata. Bahkan untuk jalannya saja sudah sangat biasa, karena sudah seringnya bolak-balik ke sana.

Jumat, 17 Januari 2020

Peringkat Gadget





Peringkat Gadget? Memangnya ini kompetisi Gadget?
Bukan kompetisi juga, tapi rekor.
:D

Saya lagi iseng saja ingin bercerita ini, mungkin karena ada pengaruh dari sebuah rekor baru saja "dipecahkan". Tentunya rekor itu tetap berlaku secara pribadi, bukan rekor umum dalam tanda kutip.

Pengalaman ini mungkin bisa sejajar dengan cerita tentang kamera di sini. Di sana saya katakan apa saja kamera yang dipunyai sejak awal. Kemudian secara disengaja semuanya itu kamera kelas murmer, alias murah meriah. Sepertinya itu juga berlaku dengan gadget yang akan saya bahas, antara (iseng) penting dan tidak. Xp

Minggu, 12 Januari 2020

Ruang Besar



Ruang Besar? Apakah maksudnya kita punya kamar yang besar?
Bisa jadi, tapi maksudnya bukan hanya itu, ayo kita kupas.


Saya ingin bercerita lagi, tapi untuk topik kali ini berdiri secara independen, meski bisa saja dihubungkan dengan cerita yang lain. Ada sebuah kata yang sempat saya sebut di tulisan sebelumnya secara singkat, dan baru pada kesempatan kali ini saya membahasnya. :)

Pada satu waktu ada teman pernah bercerita, mengangkat sebuah pengalaman tidak enak atau kecewa dan sejenisnya. Hal itu berujung pada keadaan yang membuat seseorang "jatuh", misalnya mengalami kepahitan dan depresi berkepanjangan, berhubungan dengan hal yang membuat orang itu kecewa.

Kepahitan dan Depresi jadi terdengar seperti bahasa tingkat tinggi. Dari bahasa sehari-harinya bisa disejajarkan dengan Stress atau Dendam. Kepahitan terhadap seseorang artinya ada dendam terhadap orang tersebut. Depresi tentang sesuatu hal, artinya kita sedang stress tingkat tinggi mengenai hal tersebut. Sudah menangkap maksud gampangnya? :D