Kamis, 10 November 2011

Radio & Penyiar



Untuk sekarang intensitas saya mendengar radio memang agak berkurang, di mana saya sudah jarang sekali memainkan radio pas sedang santai di kamar. Berbeda dengan dahulu saat mendengar radio merupakan rutinitas yang saya lakukan setiap harinya.


Kini radio yang saya maksud masih menjadi "teman", tatkala saya sedang beraktifitas di depan komputer. Kebetulan komputer saya pasang TV Tuner yang memiliki fungsi FM Radio, sehingga siaran merekalah salah satu yang menemani saya bekerja, atau santai ketika sibuk meng-klik2 mouse komputer. (Beda dengan sekarang di 2019 udah streaming langsung).


Sejak jaman SD-SMP pun saya telah mengenal radio, hal itu lebih dikarenakan keinginan merekam lagu2 yang diputar kedalam bentuk kaset, supaya lebih hemat tentunya, maklum masih kantong anak sekolah. :)

Radio yang jadi favorit saya yaitu Sonora, karena umumnya lagu diputar sampai habis dan kebanyakan lagu pop barat. Penyiarnya pun termasuk kategori beretika sopan. Sementara untuk lagu indonesia saya mengandalkan TMI (Trend Musik Indonesia), di sana penyiarnya termasuk kategori gaul, bahasa yang dipakai adalah elu gw. Lagunya sering dipotong sehingga saya masih agak ingat, tentang lagu yang saya rekam terpotong sama suara penyiar atau iklan. :D


Sistem siaran gaul dengan bahasa elu gw secara tidak langsung sangat menghibur, banyak obrolan yang muncul. Saya tidak mengingat radio2 apa saja suka didengar. Yang saya ingat adalah ketika jelang akhir SMA mendengar radio Star FM, pada saat itu tren yang berkembang adalah kirim2 salam via radio,  melalui telp-fax/sms, dan saya juga menjadi bagian dari itu. :)
Setelah lulus sekolah kebiasaan mendengar radio terus berlajut, sampai saya menemukan frekuensi radio Prambors, dengan penyiar paginya kala itu duet Cici Panda dan Imam Wibowo. Sejak itu saya lebih menikmati obrolan yang dilakukan penyiar ketimbang mendengar lagu2 yang diputar. Sampai pada periode tertentu pada jam yang sama terjadi pergantian acara dan penyiar, hingga saya jadi malas menyimak lagi. Pada saat itu saya belum mengetahui jika penyiar yang saya maksud ternyata pindah jam siaran.  (Cici Panda-pindah jam / Imam Wibowo-mungkin resign)
Sebetulnya sistem pergantian acara dan penyiar untuk periode tertentu saya sudah tahu, tapi belum cukup mengerti hingga pada periode itu mencari "teman baru"  lagi, alias cari radio lain, sampai ketemu siarannya Poetri Soehendro di Female radio di jam pagi. Radio untuk segemen dewasa muda, sedangkan saya masih tergolong remaja tua, tapi karena enak ya saya simak aja. Penyiarnya terkenal dengan sebutan tante Putri, sosok tante inilah yang buat saya betah menyimak.

Ketika dengar siaran pagi di Female radio, saya mencoba mendengar siaran di jam2 yang lain, ternyata cukup enak, dan saya juga terhipnotis pada siaran malamnya yang sangat mellow, dibawakan oleh Rudi Dahlan, sehingga pada masa ini saya mulai terobsesi dengan sebuah radio. Beberapa lama setelahnya ternyata siaran tante Putri di jam pagi berakhir,  belakangan saya ketahui beliau pindah ke radio lain, soalnya sempat dengar suaranya pas lagi iseng2 putar gelombang.


Saya tetap stay di Female Radio dengan siaran malam Rudi Dahlan yang selalu saya simak. Sosok penyiar yang saya kagumi dahulu (cici panda) ternyata baru ketahuan siaran sore di Prambors, hingga mulai menyimak siaran2 di jam lainnya, sehingga kedua radio inilah yang saya andalkan dan menjadi teman saya.

Berkali2 si cici (panda) pindah2 jam siaran, dari sore ke siang, trus ke jelang siang kemudian ke jelang sore dan terakhir kembali ke pagi. Bersamaan dengan itu saya malah mengetahui seluruh penyiar yang ada di Prambors, hal ini kurang lebih sama dengan Female radio ketika saya mengikuti siaran si tante putri, seluruh penyiar Female juga saya ketahui.


Beda dengan si cici, si Rudi Dahlah tidak pernah pindah dari jam siaran malamnya, sosok dewasa dan kategori besar pendengar siaran malam adalah dewasa muda. Banyak cerita tentang cinta dan problematikanya, hingga secara alam bawah sadar saya banyak belajar, dari cerita2 yang muncul selama saya menyimak siarannya. :)

Pernah mencoba mendengar siaran radio lain untuk hal baru, tetapi sepertinya kurang enjoy. Pernah nyimak Mustang yang terkenal tapi telinga kurang asik. Acara dari radio lain yang bisa jadi selingan yang saya ingat adalah siarannya Kemal di Gen FM dengan program salah sambungnya, serta duet siaran Pandji-Stenny Agustaf di Hard rock FM, mungkin saya menjadi refresh di radio lain, dikarenakan pada saat itu siaran pagi di dua radio utama saya kurang menarik. :D

Seiring berjalannya waktu dan kesibukan yang sudah beda, maka lambat laun mendengar radio yang menjadi rutinitas wajib berubah menjadi tidak wajib. Karena mulai berkurangnya waktu untuk menyimak, belakangan hanya dua penyiar yang selalu saya ikuti di dua radio yang berbeda, yaitu cici Panda di Prambors dan om Rudi Dahlan di Female.


Di awal tahun nyatanya si om Rudi Dahlan mengakhiri siaran di Female, di acara malamnya yang sungguh berkesan bagi saya. Hal yang membuat agak kurang berkesan mungkin karena saya mengetahuinya beberapa bulan kemudian. Alasannya karena semakin jarang dengar, beberapa kali coba dengar tapi kog kaga ada suaranya, acara diisi penyiar lain terus. Baru tau pas buka Facebook acara radionya yang ternyata sudah berakhir, untung ada rekaman siaran di hari terakhirnya 31/01/2011 : (Re-upload ulang dari file yang udah di save). :D


Dan hari ini saya juga baru tahu kalau besok (11/11/2011) menjadi siaran terakhir cici Panda di Prambors, belakangan saya juga mulai agak berkurang menyimak siarannya, beruntungnya saya mengetahui sekarang, beberapa hari belakangan saya coba stay di acaranya mungkin karena kangen. :)


Ternyata si cici selalu absen dan digantikan penyiar lain, biar hanya formalitas tapi ada kesan tersendiri sebagai pendengar radio mendengar siaran penyiar favorit benar2 "Menutup" siaran nya disuatu radio. :D




Saya berani mengatakan bahwa penyiar dan radio mampu menjadi seorang teman untuk kita karena saya sempat mengalaminya, tidak semua orang tentunya berpikiran sama tetapi saya salah satu bagian dari barisan orang tersebut :)

============================================================

Untuk update sekarang di tahun 2020, tentu ada perubahan kembali. Saya selalu pakai streaming radio internet, maka ada beberapa radio yang jadi andalan saya.

Indika FM - Delta FM jadi duet radio terdepan untuk sekarang ini. :))