Jumat, 06 April 2012

Mengintip Dunia Gemerlap



Dunia Gemerlap (dugem) sudah diidentikkan sebagai salah satu hiburan, dengan aktifitas hura2 atau enjoy have fun di malam hari. Menu utamanya adalah lantunan musik, disertai menari di lantai dansa, kemudian adanya sorot lampu (lighting) yang diatur sedemikian rupa.

Secara rutin dugem dilakukan di tempat bernama klub, banyak bertebaran di kota Jakarta, dari kelas bawah, menengah hingga yang tinggi. Kebetulan saya pernah mencoba merasakan atmosfernya itu sekali yaitu di klub X2-Equinox, terletak di bilangan Senayan yang sepertinya berkelas tinggi. :P



Baru sekali karena saya kurang begitu nyaman suasananya. Kesempatan sekali itupun lebih dipengaruhi rasa penasaran saja, plus dress code-nya kebetulan boleh mengenakan kaos dan celana pendek. Tema-nya saat itu "Beach Party", masuknya juga gratis karena dapat invitation dari teman. Secara umum dress code untuk dapat masuk ke klub harus mengenakan pakaian rapih, seperti kemeja untuk para pria, sementara untuk wanita lebih dibebaskan. Mungkin di dalam sana juga  unjuk style fashion pikir saya. :D

Jika melihat video klip music DJ dari luar negeri, saya lebih tertarik dengan party terbuka yang disebut dengan Rave Party. Belakangan baru diketahui momen-nya itu jarang2, alias hanya berlaku di special edition atau konser terbuka. Salah satu acara tahunan yang saya ketahui diadakan di negara tetangga kita Singapura dengan acara ZoukOut. 

Sementara untuk sekarang (Baca=2019) sepertinya negeri kita tidak kalah, karena ada acara DWP sebagai acara tahunan untuk ajang ajep-ajep. Xp

Tapi tetap saja meski sudah hadir lebih dekat jadi tidak berpengaruh, karena saya juga kurang suka nonton konser. Kebetulan dulu ada 1 artis DJ yang datang ke Jakarta di tahun 2006. kemudian saya melihat review program acara-nya saja, kebetulan saya rekam :D




Lagu nge-Dance pertama yang memungkinkan untuk party yang saya sukai adalah DJ Sammy, dengan judul lagu Heaven yang pernah dinyanyikan Bryan Adams. Musik beraliran Trance tetapi saya ingat dulu masuk ke radio pop Sonora, artinya lagu itu sangat hits diakui, karena radio tersebut terkenal sopan dan tidak sembarangan dalam pemilihan lagu.

Berturut2 saya menyukai Tiesto dan Armin Van Buuren, soalnya musik mereka masih orisinil dan agak soft, karena diciptakan dan di-mix sendiri oleh mereka. Dari sebuah melodi kosong menjadi berirama, bukan memodifikasi melodi yang sudah ada. Ceritanya agak berbeda dengan Heaven-nya DJ Sammy yang memang dimodifikasi, tapi hasilnya tetap enak didengar.

Berbeda juga dengan beberapa artis yang alur musiknya lebih nge-beat, jenis aliran yang  dikenal dengan "House Music",  susunan melodi yang bergerak lebih cepat dan kencang, saya tidak menyukainya karena malah buat kepala jadi pusing. :D


Video Klip Tiesto "Flight 643"


Video Klip DJ Sammy "Heaven"


Khusus untuk DJ Sammy dan Tiesto saya sempat membeli kaset pita audio-nya, jadinya zaman2 terakhir sebelum dimulainya era CD & MP3. Kalau sekarang media jenis ini sudah punah. :P

Sekarang saya masih mengikuti per-artis nya saja, di mana seluruh artis utama tadi seperti DJ Sammy dkk mengeluarkan album baru yang justru sudah agak nge-pop dan mellow. Mungkin disesuaikan pula dengan perkembangan zaman dan permintaan pasar.


Album DJ Sammy 2002 (Heaven) dan >2005 (The Rise)



Album Tiesto 2002 (In my memory) & >2007 (Kaleidoscope)