Sabtu, 11 September 2021

Dunia Kompi PC


Kali ini saya ingin bercerita mengenai satu jendela, sebuah dunia yang banyak dimiliki oleh tiap-tiap orang, apalagi di masa kini. Sudah bisa menebak dari judul? Kompi adalah plesetan dari kata komputer, atau dinamakan Personal Computer dalam bahasa inggris. Tema ini yang ingin saya kupas di sini. :D

Posisi komputer (bagi saya) masih cukup penting, karena untuk mengakses data dan hiburan lebih nyaman ketimbang di handphone atau smartphone, bahkan melalui laptop sekalipun. Kebetulan cerita tentang Teknologi Informasi ini cukup lengkap dibahas, pertama dari Internet di sini, terus perangkat telepon genggam di sini, terakhir adalah tentang nomor selulernya di sini.

Jumat, 03 September 2021

Nyebur Seger (Curug)


Saya pernah bercerita tentang salah satu jenis wisata alam di sini, sebuah lokasi yang punya sebuah tebing, kemudian berpadu dengan aliran air yang bergerak, menuju tempat yang lebih rendah. Apakah sudah bisa menebak? Kalau belum jawabannya itu Air Terjun.

Air Terjun kalau di daerah Jawa Barat disebut Curug, sementara di daerah Jawa Timur disebut Coban, bahkan di pulau seberang dinamakan Riam, bisa juga punya nama berbeda di daerah lainnya. Sebuah keunikan dari tata bahasa yang kita punya sebagai bangsa, karena punya suku-suku beragam di dalamnya. 

Selasa, 17 Agustus 2021

Arsip Nusantara



Saya pernah bercerita tentang dongeng tetangga di sini. Pada tulisan itu mengangkat satu sejarah, menggunakan perumpamaan tentang tokoh, serta nama daerah fiktif yang menyerupai. Pada intinya menekankan, bahwa sejarah resmi itu dibuat oleh anak bangsa sendiri, bukan yang  dibuat dari warga dari bangsa lain, setuju?

Jika pada tulisan itu saya menyerempet tentang satu buku sejarah, maka kali ini juga agak mirip. Saya akan mengangkat sepotong sejarah yang ada, karena pada faktanya belum pernah menjadi buku utuh. Kejadiannya di mana? Tidak perlu lagi disamarkan, karena terjadi di tanah air kita sendiri, serta kali ini tidak menyerempet tentang keyakinan banyak orang. :D

Sabtu, 07 Agustus 2021

Analogi (Casing) Manusia


Casing Manusia? Wih, emanknya handphone?
Bukan,kan itu sekadar buat analogi aja.
:D

Sebagai manusia tentu kita harus mengenal bagian tubuh kita sendiri, setuju? Itu adalah hukum dasar yang seharusnya kita semua tahu. Jadi untuk itulah tulisan ini ingin membahas hal tersebut, agar kita mudah menangkap cara kerja tubuh kita, jadi tidak hanya tahu makan minum tidur bangun, terus buang air kecil dan besar saja. :P

Tubuh kita ini sebagai manusia, ibaratnya seperi casing bagi diri kita sendiri. Lapisan terluar adalah kulit, dengan berbagai tingkat warna yang beragam. Terus melalui hidung, kita akan bernapas menghirup udara. Kemudian dengan mulut, kita akan makan dan minum. Kedua bagian tubuh inilah yang penting bagi kita, sebagai tempat masuk resmi dalam tanda kutip, untuk ketiga zat, yaitu cair padat dan gas.

Senin, 02 Agustus 2021

Nonton F1 Seru (Lagi)


Nonton seru lagi? Apa yang ditonton?
Baca saja dulu kalau ingin tahu.
:D

Saya pernah mengangkat satu tulisan, bertema tentang kita yang menggemari sesuatu, atau menjadi fans dalam tanda kutip di sini. Pada ilustrasi yang diangkat berbicara mengenai tim balap F1 dan MotoGP, serta ada juga tentang Sepak Bola. Untuk olah raga mengolah si kulit bundar sudah dikupas juga di sini, dengan tema Pendukung Setia, tema yang serupa juga berlaku di judul ini.

Sekarang giliran olah raga dari dunia sirkuit, lebih tepatnya dunia F1 yang juga saya gemari. Kenapa saya ingin bercerita sekarang? Karena baru saja saya mengalami kejadian yang unik. Mau tau? Lanjut di bawah. :D

Kamis, 15 Juli 2021

Angka Perdana


Angka Perdana? Maksudnya bagaimana tuh?
Maksud sebenarnya itu Nomor, jadinya Nomor Perdana. 
:D

Saya pernah bercerita mengenai teknologi informasi, serta bagian tertentu yang dibahas dalam sebuah cerita. Semuanya itu saling berhubungan, dimulai dari sinyal internet di sini, kemudian perangkat selular untuk mengaksesnya di sini. Kali ini giliran Tanda Pengenal dari sinyal, atau secara khusus berlaku juga sebagai identitas kekinian.

Apa itu identitas kekinian? Bukan lagi yang klasik seperti KTP atau Kartu Nama, juga bukan yang modern seperti profil sosial media, sudah bisa tebak? Sebuah kode angka yang digunakan untuk akses kita ke dunia luar. Kalau bahasa zaman dulu kita mengenal nomor telepon, kemudian seiring perkembangan zaman, identitas itu lebih melekat kepada pribadi, dengan sebutan nomor telepon genggam (selular).

Sabtu, 03 Juli 2021

Zona (Tidak) Nyaman


Untuk kali ini langsung saja, karena ceritanya cukup singkat terfokus. :D

"Kita harus keluar dari zona nyaman!!!" seru sebagian kalangan, tatkala sedang berupaya membangun semangat. Arahan itu umumnya datang ketika dihadapkan pada sebuah pilihan, tentang kita yang harus melangkah ke dalamnya.

Teori yang berlaku adalah bahwa kita jangan hanya diam di zona nyaman. Alasannya karena zona nyaman tidak akan membuat kita bergerak dan tidak berkembang, karena berdiam dan terjebak pada satu titik, karena sudah terlanjur membuat kita nyaman, apakah demikian?

Sabtu, 12 Juni 2021

Momen Unik



Momen unik? Apaan tuh?
Mungkin bisa disebut momen khusus.

Saya ingin bercerita mengenai satu keunikan, biasanya kita menyebut itu sebagai petunjuk dalam tanda kutip. Kenapa? Karena fungsi dari apa yang kita ketahui tersebut, sebagai tanda peringatan akan sesuatu yang sedang kita jalani.

Contohnya itu yang paling umum itu perasaan tidak enak. Memang untuk situasi ini cukup sulit digambarkan, karena hanya dirasakan secara pribadi oleh orang-orangnya. Misalnya tiba-tiba punya firasat tidak baik, bahwa yang sedang dikerjakan perlu dihentikan dulu. Rata-rata andai petunjuk itu diikuti, ada hal-hal tidak menyenangkan terjadi, tapi beruntungnya bagi mereka yang terhindar dari hal jelek itu, pasti berpendapat sudah punya firasat tidak baik.

Sabtu, 22 Mei 2021

Masa (Lalu) Kini


Masa Lalu atau Masa Kini?
Ini bukan pilihan.
:D

Kali ini saya ingin bercerita lagi, mengenai satu tema yang secara umum cukup dihindari. Pastinya kita sudah bisa tahu jika lihat judul, andai berbicara tentang Masa Lalu dan lain sebagainya. Hal itu dianggap sebagai penghambat, karena sejatinya kita sedang ada di Masa Kini. Apakah demikian? Masa Lalu selalu jadi penghambat? Jawabannya antara iya dan tidak.

Ada banyak pendapat dan kutipan, khususnya dari orang-orang bijak yang berpengaruh. Bahwa kita harus "melepaskan" Masa Lalu agar dapat menuju Masa Depan. Apakah memang benar begitu? Jawabannya untuk kali ini benar, karena secara ideal andai kita ingin melangkah maju, tentu arahnya harus ke depan dan bukan sebaliknya.

Rabu, 14 April 2021

Rasanya (Tidak) Beda



Rasanya tidak beda?
Bisa saja berbeda, tergantung dari kitanya sendiri.

Untuk cerita kali ini saya jadi ingat sama satu film, belum lama ini saya tonton. Filmnya itu berjudul Soul (Ada Spoiler Micro), kebetulan beredarnya tidak terlalu memukau, tapi punya pesan yang tidak biasa. Mengenai seseorang yang gemar dengan musik Jazz. Kebetulan dirinya sendiri adalah pemain piano, serta berusaha menggapai impian dapat tampil di panggung bersama sang idola.

Pada satu titik, akhirnya dia berhasil mendapatkan kesempatan tersebut. Tentunya diiringi dengan usaha, bersabar dan kemauan keras untuk maju, serta adanya cerita utama yang mengalir di film tersebut. Penampilan perdananya di panggung tersebut menuai pujian, termasuk dari idolanya sendiri.